REVIEW: CATS & DOGS: THE REVENGE OF KITTY GALORE
"Purr-fessional Spy."
Melihat anjing dan kucing bermain dalam satu film sepertinya memang sangat menghibur. Cats & Dogs (2001)
merupakan film keluarga yang lumayan menghibur, saya suka menontonnya.
Namun sayang sekali sekuelnya Cats & Dogs: The Revenge of Kitty
Galore menurut saya adalah sebuah sekuel yang gagal. Entah kenapa saya
tidak menemukan sesuatu yang spesial dalam film ini, mungkin hanya anak
kecil saja yang bisa menikmatinya. Cerita film ini sangat membosankan
untuk diikuti, karakter-karakter anjing dan kucing yang ada juga tidak
mampu membuat saya betah duduk di bangku bioskop. Entahlah, biasanya
saya suka dengan film yang bertema binatang, melihat para binatang yang
lucu saja saya sudah merasa terhibur, tanpa harus didukung dengan jalan
cerita yang istimewa. Sayang sekali, saya tidak menyukai film ini.
Cats
& Dogs: The Revenge of Kitty Galore masih mengangkat tema yang sama
dengan pendahulunya, yaitu tentang perseteruan antara anjing dan
kucing. Kali ini seekor anjing polisi yang tidak terlalu hebat, Diggs (James Marsden),
harus menerima nasibnya untuk dikurung karena telah melakukan suatu
kesalahan dalam misi terakhir. Namun tiba-tiba ia didatangi oleh seekor
anjing yang ternyata adalah agen rahasia, Butch (Nick Nolte).
Diggs lalu diajak untuk ikut kedalam kesatuan agen rahasia anjing yang
bertugas memerangi kejahatan. Kali ini kawanan anjing itu harus
menangkap Kitty Galore. Kitty adalah salah satu anggota MEOWS (agen rahasia khusus kucing) yang
berubah menjadi jahat karena trauma masa lalu yang buruk dengan
majikannya. Ia sekarang sedang mempersiapkan sesuatu yang jahat guna
membuat para anjing menjadi tidak terkendali. Diggs dan Butch lalu
dibantu oleh seekor burung merpati bernama Seamus (Katt Williams) dan seekor agen MEOWS, Catherine (Christina Applegate).
Terus terang pada saat melihat trailer film ini saya sudah yakin akan menontonnya di bioskop, karena trailernya
terlihat sangat menggemaskan dan menghibur. Akan tetapi yang bagus dari
film ini ternyata hanyalah potongan-potongan adegan yang sudah saya
lihat di trailer. Selebihnya, tidak ada yang menarik. Filmnya
dibuat terlalu untuk konsumsi anak kecil sehingga mungkin bagi penonton
dewasa sepertinya hanya membuat kita rugi bila membeli tiket bioskop
untuk menyaksikan film ini. Karakter-karakter anjing dan kucing yang ada
disini juga ternyata tidak ada yang terlalu 'imut' sehingga saya
biasa-biasa saja, apalagi jalan ceritanya juga tidak enak diikuti.
Lelucon yang ada pun tidak membuat saya tertawa terbahak-bahak. Untung
sekali saya tidak menonton versi 3D-nya karena pasti akan menyesal
setengah mati begitu selesai menonton. Saran saya, tidak perlu menonton
film ini kalau tidak mengajak anak / adik / keponakan anda yang masih
kecil, karena memang cuma mereka yang akan suka. :)






No comments:
Post a Comment