Review: The Tourist (2010)
Angelina Jolie adalah salah satu wanita
tercantik yang pernah berjalan di atas permukaan Bumi. Begitu cantiknya
Nona Jolie, ia bahkan dibayar hanya untuk terlihat cantik dan memukau
setiap mata yang memandangnya di film The Tourist! Anyway… kalaupun The Tourist
gagal merebut perhatian para kritikus dan penikmat film dunia, Nona
Jolie bukanlah satu-satunya orang yang dapat disalahkan. Jalan cerita
yang berjalan tak menentu dengan alur yang lamban benar-benar membuat
film yang berdurasi 103 menit ini terasa begitu membosankan.
The Tourist merupakan sebuah film yang di-remake dari film thriller romantis asal Perancis berjudul Anthony Zimmer (2005). Proses produksi The Tourist
sendiri sempat beberapa kali menemui halangan setelah terjadinya
beberapa pergantian sutradara serta pemain utama. Tom Cruise pada
awalnya merupakan pilihan pertama untuk memerankan karakter pria utama
di film ini. Cruise kemudian mundur dan digantikan oleh aktor asal
Australia, Sam Worthington, yang kemudian juga mengundurkan diri dan
memberi kesempatan bagi Johnny Depp untuk masuk dan duduk di kursi
pemeran utama pria. Charlize Theron yang semenjak awal telah diplot
menjadi pemeran utama wanita akhirnya juga mundur yang kemudian
digantikan oleh Angelina Jolie seiring dengan terjadinya pergantian
sutradara yang akhirnya diduduki oleh Florian Henckel von Donnersmarck (The Lives of Others, 2006).
The Tourist mengisahkan seorang
wanita misterius bernama Elise (Jolie) yang keberadaannya ternyata
dibuntuti oleh sekelompok anggota kepolisian London, Scotland Yard.
Elise kemudian mengetahui bahwa dirinya sedang berada di bawah
pengawasan ketika ia menerima sepucuk surat dari mantan kekasihnya,
Alexander Pearce, yang memberitahukannya kondisi tersebut. Alexander
kemudian meminta Elise untuk naik ke sebuah kereta api dari kota Paris,
Perancis ke Venice, Italia dan berkenalan dengan seorang asing selama di
kereta api agar pihak kepolisian tertipu dan mengira Elise sedang
bersama dirinya.
Singkat cerita, Elise kemudian memilih
untuk duduk di sebelah Frank (Johnny Depp), seorang guru Matematika asal
Wisconsin, Amerika Serikat, yang sedang berlibur. Jelas kehadiran Elise
– yang kecantikannya membuat setiap pria dan wanita yang ia lewati
langsung menatapnya penuh kekaguman — kemudian menarik perhatian Frank
yang sebenarnya baru saja ditinggal mati oleh istrinya dua tahun silam.
Sialnya, semenjak berkenalan dengan Elise, Frank merasa dirinya terus
diawasi oleh sekelompok orang bahkan sempat mengejar-ngejar dirinya dan
berusaha untuk membunuhnya. Walau begitu, rasa ketertarikannya yang
terlanjur mendalam pada Elise membuat Frank melupakan fakta bahwa bahaya
kini sedang mengancam hidupnya.
Kehadiran Jolie, Depp dan keindahan latar belakang alam Venice tentu saja membuat The Tourist
menjadi sebuah film yang sangat indah untuk dipandang. Tidak ada
satupun momen di film ini yang dihabiskan tanpa mengeksplorasi seluruh
keindahan tersebut. Sayangnya, hanya hal itulah yang dapat ditawarkan
oleh The Tourist: sebuah film yang bermaksud ingin menjadi sebuah action thriller namun kekurangan adegan-adegan aksi yang memikat, bermaksud ingin menjadi komedi namun… well…
tanpa kehadiran unsur komedi sama sekali dan bermaksud untuk menjadi
sebuah film yang romantis namun gagal menghadirkan kehangatan antara dua
pemeran utamanya.
Cerita yang ditawarkan juga terkesan
sebagai sebuah kisah yang teramat singkat namun terus diperpanjang
dengan cara menawarkan informasi yang sama dari karakter-karakter yang
berbeda. Hal ini semakin diperparah dengan alur cerita yang dibuat
berjalan dengan tempo yang cukup lamban. Tanpa kehadiran adanya
elemen-elemen action, drama maupun komedi yang mampu menambah kesegaran jalan cerita The Tourist,
adalah sangat mudah untuk merasa bosan dengan tampilan cerita monoton
yang terus-menerus ditawarkan di sepanjang film ini. Anda tidak akan
pernah menyangka bahwa film ini berasal dari tangan seorang sutradara
yang pernah memenangkan Academy Awards untuk filmnya yang fenomenal, The Lives of Others.
Berbicara mengenai penampilan monoton,
apakah Anda tahu bahwa Angelina Jolie dibayar hanya untuk tampil cantik
dengan pakaian yang mewah dan anggun di sepanjang film ini? Baiklah… hal
itu sama sekali tidak benar. Jolie juga mengucapkan beberapa bagian
dialog. Dalam The Tourist, Jolie sepertinya ingin mengulangi perannya sebagai Mrs Smith di film Mr and Mrs Smith
(2008), seorang agen rahasia wanita yang memiliki hati dan perasaan
yang dingin. Ini mungkin yang menyebabkan mengapa Jolie terlihat begitu
tanpa ekspresi di sepanjang film ini. Sayangnya, hal tersebut justru
membuat karakter yang ia perankan menjadi kaku sekaligus berpengaruh
terhadap kurangnya chemistry yang ia ciptakan bersama Johnny Depp – yang juga bermain tidak dengan kapasitas terbaiknya di film ini.
Tidak banyak yang dapat dikatakan lebih lanjut mengenai The Tourist.
Dengan mengedepankan dua nama besar di dunia akting, Angelina Jolie dan
Johnny Depp, film ini seharusnya dapat memberikan sebuah tayangan yang
mempesona di akhir tahun. Sayangnya, naskah yang buruk, pengarahan yang
kurang apik dan chemistry yang minimalis dari keduanya justru menjadikan The Tourist bagaikan sebuah perjalanan yang membosankan. Hadir tanpa memberikan sesuatu yang cukup menyenangkan bagi penontonnya.
Rating: 2.5 / 5
The Tourist (2010)
Directed by Florian Henckel von Donnersmarck Produced by Graham King, Tim Headington, Roger Birnbaum, Gary Barber, Jonathan Glickman Written by Florian Henckel von Donnersmarck, Christopher McQuarrie, Julian Fellowes (screenplay), Jérôme Salle (original story) Starring Johnny Depp, Angelina Jolie, Paul Bettany, Timothy Dalton, Steven Berkoff, Rufus Sewell, Christian De Sica, Raoul Bova Music by James Newton Howard Cinematography John Seale Editing by Joe Hutshing, Patricia Rommel Studio GK Films/Spyglass Entertainment/StudioCanal/Relativity Media Distributed by Columbia Pictures Running time 103 minutes Country United States Language English


No comments:
Post a Comment