[Review] Stolen: Film Laga Pencurian yang Penuh Drama
Sebelum Anda membaca review ini, ketahuilah bahwa saya bukan
penggemar Nicholas Cage. Saya bahkan tidak ingat satu pun film yang
berhasil menonjolkan kelihaian aktingnya. Apalagi beberapa tahun
terakhir ini dengan film-film, seperti Sorcerer’s Apprentice dan Drive Angry. Karena itu, saya tidak memiliki ekspektasi apa pun saat menonton Stolen. Harapan saya justru bersandar kepada sang sutradara Simon West (The Expendables 2) dan pemeran lainnya—Malin Akerman (Watchmen) dan Josh Lucas (Stealth)—untuk menyuguhkan tontonan yang menghibur.
Pencuri dengan anak yang diculik: Ironis?
Film diawali dengan adegan pembobolan brankas sebuah bank oleh tim
pencuri yang terdiri atas Will Montgomery (Cage), Vincent (Lucas), Riley
(Akerman), dan Hoyt (M. C. Gainey). Meskipun berhasil membawa keluar
USD10 juta, gerakan keempat pencuri tersebut telah diawasi tim FBI yang
bersikeras menangkap mereka. Aksi kejar-kejaran pun dimulai. Sayangnya,
hanya Vincent, Riley, dan Hoyt yang berhasil melarikan diri, sedangkan
Will terpaksa menyerahkan diri ke tangan agen Tim Harlend (Danny Huston)
dan Fletcher (Mark Valley).
Setelah delapan tahun mendekam di penjara, Will akhirnya dibebaskan.
Namun, masalah baru siap menghadang niat Will untuk mengubah jalan
hidupnya. Dari kekecewaan sang anak, kecurigaan FBI atas hilangnya uang
curian Will, hingga kembalinya seorang rekan lama sebagai musuh. Vincent
yang dikabarkan telah meninggal, kembali dalam hidup Will dan menculik
anaknya, meminta USD10 juta yang mereka curi delapan tahun silam sebagai
tebusannya. Di mana uang tersebut? Apa yang terjad kepada Vincent?
Bagaimana nasib sang anak?
Di luar ekspektasi
Dari segi cerita, Stolen memiliki plot yang cukup standar
untuk sebuah film laga. Aksi pencurian yang gagal, pertobatan seorang
kriminal yang terhalang, pengkhianatan dan niat balas dendam seorang
rekan, dan aksi kepahlawanan penuh ketegangan menjadi aspek yang
ditonjolkan dalam film ini. Intinya, tidak ada yang spesial dari segi
cerita. Namun, West berhasil menampilkan sejumlah adegan yang siap
menarik antusiasme dan rasa penasaran penonton.
West menjelaskan dalam catatan produksi bahwa Stolen pada
dasarnya merupakan film pencurian. Namun, di balik semua permainan api
dan aksi menegangkan yang disuguhkan layaknya sebuah film laga, Stolen juga
menonjolkan hubungan antarkarakter dan cara mereka berinteraksi satu
sama lain. Dari perspektif tersebut, West memang berhasil menyuguhkan
sebuah film laga yang tidak menonjolkan aksi baku tembak, baku hantam,
dan darah saja.
Satu hal paling spektakuler dalam film ini adalah adegan
kejar-kejaran mobil antara Will dan Tim dalam sebuah gedung parkir.
Sayangnya, adegan tersebut terjadi di awal film dan tidak ada adegan
lain yang berhasil menyamai, apalagi mengalahkan keseruannya. Meskipun
demikian, saya sama sekali tidak merasa bosan menonton film ini. Beragam
aksi dan adegan klise ditampilkan, tetapi rasa penasaran dan greget
mampu bertahan sepanjang film berlangsung. Namun, lagu yang menghiasi
film ini terdengar seperti theme song film laga klasik yang mengesalkan.
Kesimpulannya, kualitas film ini berhasil melampaui ekspekstasi saya dan rasanya Stolen dapat menjadi batu pijakan Cage untuk mulai membintangi film-film laga berkualitas. What’s next for Cage? The Expendables 3!
Tanggal rilis:
14 September 2012 (AS)
14 September 2012 (AS)
Genre:
Action, thriller
Action, thriller
Durasi:
96 menit
96 menit
Sutradara:
Simon West
Simon West
Pemain:
Nicholas Cage, Malin Akerman, Josh Lucas
Nicholas Cage, Malin Akerman, Josh Lucas
Studio:
Millenium Films
Millenium Films
No comments:
Post a Comment