RIO
Blu (Jesse
Eisenberg), satu-satunya burung nuri jantan berwarna biru yang tersisa
di dunia, ditemukan di Brasil ketika baru menetas, yang kemudian
diselamatkan dan dibesarkan oleh Linda (Leslie Mann), pemilik toko buku
di Minnesota. Mereka kemudian menjadi sahabat baik, dan Blu tampaknya
hampir seperti manusia, ia menyikat gigi / paruhnya sendiri, membuat
kopi, berfungsi sebagai jam alarm Linda, dan sebagainya.
Ia
juga sangat pandai membaca, jinak, dan bisa dikatakan bahwa Jesse
Eisenberg adalah pilihan bagus untuk mengisi suara Blu. Namun ada satu
hal yang belum dikuasainya, yaitu terbang. Meskipun membaca banyak buku
ilmiah mengenai cara terbang, Blu biar bagaimana pun, tetap tidak bisa
terbang.
Suatu
hari yang naas, ornitologi Tulio (Rodrigo Santoro) mengunjungi Linda
dan Blu dari Brasil, memohon mereka untuk kembali ke Rio dengannya untuk
memberikan Blu kesempatan untuk disandingkan dengan satu-satunya nuri
betina yang tersisa di dunia, Jewel (Anne Hathaway). Setelah mereka
berunding, Linda dan Blu memutuskan untuk melakukan perjalanan dan
keluar sejenak dari lingkungan tinggal mereka.
Namun
pertemuan pertama Blu dengan Jewel, jauh dari cinta pada pandangan
pertama. Jewel, ternyata, berlawanan dengan apa yang diharapkan Blu. Ia
tidak mempercayai manusia, benci dikurung, dan tidak takut akan apa pun.
Di matanya, Blu adalah yang dibencinya, tidak layak mendapat
perhatiannya.
Tapi
sebelum keduanya memiliki kesempatan untuk benar-benar saling mengenal
satu sama lain, mereka dicuri oleh penyelundup. Petualangan, gelak tawa,
dan beragam aksi menyertai kisah Blu dan Jewel, bersama dengan sahabat
mereka Nico (Jamie Foxx), Pedro (will.i.am), dan Rafael (George Lopez)
mencoba menggagalkan si penculik dan si kakatua jahat Nigel ( disuarakan
oleh super-berbakat Clement Jemaine dari “The Flight of The
Conchords”). Tracy Morgan yang kocak juga ikut mengisi suara sebagai
Luiz, seorang bulldog histeris yang memiliki masalah dengan air liurnya
yang terus menetes.
Berhasilkah
Blu dan Jewel melarikan diri? Apakah pada akhirnya mereka jatuh cinta
dan memproduksi keturunan untuk meneruskan spesies mereka? Akankah Blu
dan Linda bersatu kembali?
Musik
di sepanjang film serasa mudah diingat, termasuk irama samba Latin,
hits asli Black Eyed Peas, will.i.am dan Flight of the Conchords yang
dinyanyikan Jemaine Clement (dijamin Anda tertawa keras), akan menghibur
indra pendengaran Anda sementara kekuatan animasi 3-D akan merangsang
reseptor visual Anda.
Ini
adalah salah satu fitur animasi paling ambisius dan realistis yang
pernah diproduksi, di samping bisa menikmati pemain hebat dan
pengembangan karakter, dijamin Anda akan terpesona dan sepenuhnya
tenggelam dalam pengalaman tiga dimensi di Rio de Janeiro. (Joe Bendel /
The Epoch Times / val)
No comments:
Post a Comment