Review Ratchet & Clank: Semua yang Anda Inginkan!

Apakah sebuah game platformer tiga dimensi ala Crash Bandicoot atau
Jax & Dexter masih jadi sebuah genre yang relevan di industri game
saat ini? Dimana hampir sebagian besar game yang meluncur berakhir jadi
game action super serius dengan karakter yang lebih melekat ke dunia
nyata. “Kesenangan” muncul dari kesempatan untuk menyelamatkan kawasan
atau bahkan dunia sendiri dari sebuah konflik mematikan yang dicitrakan
begitu gelap dan berbahaya. Untuk pertanyaan pertama yang kita lontarkan
tersebut, Insomniac Games tampaknya punya jawabannya. Dengan keberanian
untuk menawarkan cita rasa klasik dengan pendekatan yang baru, mereka
merilis sebuah seri terbaru Ratchet & Clank untuk platform generasi
ini. Menariknya lagi? Walaupun terasa seperti sebuah reboot, ia
sebenarnya merupakan sebuah game adaptasi untuk versi film yang akan
keluar akhir bulan ini, yang tentu saja bersumber dari versi originalnya
yang sempat dirilis di era Playstation 2 dulu.
Anda yang sempat membaca preview kami sebelumnya tentu saja sudah mendapatkan sedikit gambaran soal apa yang ditawarkan oleh game yang satu ini.
Ada kekaguman tersendiri berhadapan dengan fakta bahwa Insomniac hampir
mengeksekusi setiap elemen yang ada dengan nyaris sempurna. Kami
berangkat dengan ekspektasi yang rendah dan berakhir dengan sensasi
gaming yang menyenangkan bersama dengan game yang juga mengusung
kualitas visual yang cukup memanjakan mata ini. Ia menawarkan apa yang
membuat Ratchet & Clank begitu dicintai di masa lalu, meramunya
dengan kualitas visualisasi lebih baik, dan tak berusaha mengubahnya
menjadi sesuatu yang bukan dirinya hanya untuk ikut arus industri game
saat ini yang berusaha membuat segala sesuatunya terasa lebih serius.
Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan dari Ratchet & Clank ini?
Mengapa kami menyebutnya sebagai sebuah game yang menawarakan semua hal
yang Anda inginkan dari franchise ini? Review ini akan membahasnya lebih
dalam untuk Anda.
Plot

Untuk sebuah game dengan cita rasa seperti ini, Anda tentu tak bisa
mengharapkan sebuah garis cerita yang cukup untuk “meledakkan” isi otak
Anda karena kompleksitas yang ada. Bahkan, konten cerita yang seharusnya
berakhir jadi plot twist untuk Ratchet & Clank justru sudah dibuka
sejak awal permainan. Garis cerita bergerak maju lewat narasi Captain
Qwark – sang superhero yang seharusnya berperan sebagai orang baik
ketika berbagi sel tahanan dengan seorang karkater penjahat bernama Shiv
Helix.


Maka Qwark pun menceritakan awal kisah petualangan Ratchet &
Clank sejak awal hingga aksi yang membuatnya ditahan. Tertarik untuk
menjadi seorang Galactic Ranger – pasukan khusus yang didesain untuk
mempertahankan galaksi dari para super villain yang selalu punya rencana
jahat untu menguasai atau bahkan menghancurkannya, benang nasib
ternyata mengikat Ratchet pada rangkaian sekuens kejadian yang
membuatnya tampil sebagai “bintang”. Ia bahkan bertemu dengan seorang
warbot bernama Clank yang berhasil menyelamatkan diri dari markas besar
Drek untuk melaporkan rencana jahat mereka untuk menghancurkan Galactic
Ranger. Si petualangan besar pun dimulai.

Dari seorang yang bukan siapa-siapa menjadi seorang Galatic Ranger
yang siap untuk menyelamatkan galaksi, Ratchet & Clank pun berusaha
untuk menghentikan niat jahat pasukan Drek. Drek ternyata sedang
mengembangkan sebuah senjata berukuran kolosal bernama Deplanetizer yang
mampu menghancurkan planet apapun secara instan.
Mampukah Ratchet & Clank menghentikan rencana jahat ini? Mengapa
pula Captain Qwark justru masuk ke dalam sel tahanan di awal cerita?
Siapa yang menjadi dalang di balik semua rencana jahat ini? Anda bisa
menemukan jawabannya dengan memainkan Ratchet & Clank terbaru ini.
No comments:
Post a Comment