REVIEW: “JASON BOURNE” (2016) … BOURNE IS BACK!
~ I know who I am. I remember everything. Remembering everything doesn’t mean you know everything ~
Sinopsis
Ingatan Jason Bourne yang hilang kembali muncul. Meski perlahan namun
tak lagi samar. Jason Bourne yang diburu CIA karena sebelumnya berhasil
menguak ‘Black Operations’ Blackbriar dan Treadstone terpaksa
menyembunyikan diri dan bertahan hidup sebagai petarung di Yunani.
Nicky Parsons, yang juga diburu CIA masih penasaran dengan ‘Black
Operations’ dan membuat dia berani meretas dokumen rahasia CIA tersebut.
Nicky menemui Jason Bourne untuk menyampaikan tentang fakta lain yang
ditemukannya dalam dokumen rahasia itu. Aksi Nicky Parsons meretas
dokumen rahasia itu dari Islandia ini ternyata diketahui CIA. Direktur
Cyber CIA, Heather Lee melaporkan hal ini ke Dewey yang merupakan
atasannya. Dewey pun memberi perintah ke anak buahnya dan juga asetnya
yang saat itu masih berada di Roma untuk memburu Nicky Parsons dan Jason
Bourne.
Review:
Masih ingat saat Matt Damon menolak untuk tampil dalam The Bourne
Legacy karena sang sutradara sekuel The Bourne sebelumnya, Paul
Greengrass tak terlibat? Saat itu Matt Damon berujar bahwa tanpa Paul
Greengrass, film The Bourne tak akan sama.
Setelah 9 tahun, akhirnya mereka berdua (Paul dan Damon) kembali bersatu dalam sekuel kelima The Bourne yang diberi judul Jason Bourne. Damon tak hanya menjadi pelakon utama, namun dia bersama Paul dan Christopher Rouse sebagai penulis naskahnya.
Setelah 9 tahun, akhirnya mereka berdua (Paul dan Damon) kembali bersatu dalam sekuel kelima The Bourne yang diberi judul Jason Bourne. Damon tak hanya menjadi pelakon utama, namun dia bersama Paul dan Christopher Rouse sebagai penulis naskahnya.
Penantian 9 tahun para penggemar Bourne yang merindukan aksi Matt
Damon sebagai Jason Bourne, mantan agen CIA ini rasanya cukup
terbayar. Ciri khas Paul dalam 3 sekuel film sebelumnya (The Bourne
Identity, The Bourne Supremacy dan The Bourne Ultimatum) kembali muncul
dalam Jason Bourne. Adrenalin penonton terus terpacu hingga akhir.
Pukulan, adu strategi saat menghindar dari pengejaran tersaji dari awal
higga akhir film.
Jika tidak mengikuti sekuel The Bourne sebelumnya, penonton mungkin
agak sedikit meraba jalan cerita kenapa Bourne diburu CIA dan bertanya
ada apa dengan Bourne yang berusaha untuk mengembalikan ingatannya,
terlebih karena Paul Greengrass hanya singkat menjelaskannya di awal
cerita.
Akting para pelakon juga patut diapresiasi. Selain Matt Damon yang
memang sudah lekat dengan perannya sebagai Bourne, ada Tommy Lee Jones
sebagai Robert Dewey, Vincent Cassel sebagai aset, Julia Stiles (Nicky
Parsons) dan tentunya kehadiran Alicia Vikander sebagai Heather Lee.
Film penuh aksi yang menyajikan teknologi masa kini, aksi kejahatan
dunia maya, adu strategi, intrik politik adalah sajian yang memang
relevan dengan kondisi dunia sekarang.
Meski tak seperti The Bourne Ultimatum yang unggul dalam banyak hal
soal penyajian, rasanya Jason Bourne 2016 ini tak bisa
dibilang mengecewakan. Banyak kisah yang mampu menggugah hati di sini.
Penasaran???
No comments:
Post a Comment