Thursday, October 3, 2019

The Bourne Ultimatum

The Bourne Ultimatum








Setelah melakukan kejar-kejaran seru dalam 2 seri sebelumnya, akhirnya penonton bisa melihat akhir dari perjalanan Bourne untuk menguak jati diri aslinya, dan juga konspirasi di belakangnya. Bourne Ultimatum bisa dibilang punya hampir segalanya, plot yang baik, adegan menegangkan yang penuh perhitungan, dan juga berbagai aksi keren.

The Story

Kisah ini dimulai melanjutkan bagian akhir Bourne Supremacy, ketika Bourne sedang berlari dari pengejaran polisi Moskow di Rusia. Setelah berhasil membereskan luka dan juga kedua polisi yang mengejarnya, Bourne pergi ke Paris untuk memberitahukan kematian Marie kepada kakaknya. Dalam sebuah perjalanan, Bourne membaca sebuah artikel mengenai dirinya di harian Guardian Newspaper yang ditulis oleh Simon Ross, dan ia pun pergi ke London untuk mencari tahu nara sumber berita itu.
CIA juga melacak Ross untuk mencari tahu nara sumbernya mengenai kata sandi “Blackbriar”. Bourne dengan cerdik mengatur pertemuan dengan Ross. Ketika Ross tiba di stasiun Waterloo yang menjai tempat perjanjian mereka, para agen CIA juga sudah siap untuk menciduk Ross atau melumpuhkannya. Bourne lagi-lagi dengan sangat cermat, berhasil membawa Ross keluar dari sergapan mereka. Pejabat CIA, Noah Vosen, lalu mengirim seorang eksekutor untuk membungkam Ross. Ross yang panik tiba-tiba tidak menuruti instruksi Bourne, dan akhirnya harus berhadapan dengan maut. Bourne lagi-lagi harus lari sambil mengumpulkan potongan-potongan teka-teki yang ada.
Deputy Director Pamela Landy, seorang tokoh kunci yang juga muncul di Bourne Supremacy, akhirnya diundang untuk ikut serta dalam operasi penangkapan Bourne. Namun sebenarnya, Pamela hanyalah calon kambing hitam jika kasus Blackbriar ini bocor ke masyarakat umum. CIA akhirnya juga menemukan petunjuk bahwal Daniels adalah nara sumber Ross, mereka lalu mengirim tim untuk melumpuhkannya, namun Bourne datang lebih dahulu dan berhasil membungkam mereka. Di kantor Daniels, Bourne bertemu dengan Nicky Parsons, yang akhirnya ikut membantu Bourne.
Kejar-kejaran, perkelahian, ledakan, tembak-tembakan, dan adu pintar pun mewarnai seluruh bagian film ini hingga akhirnya Bourne bisa menemukan kembali jatidirinya yang hilang, sekaligus membongkar konspirasi di balik kisahnya sendiri.

Overall

Banyak adegan di film ini yang mengundang decak kagum dan tepuk tangan penonton. Bourne Ultimatum punya plot yang bagus, disutradarai dengan baik, berbagai tekanan dan atmosfer film yang penuh perhitungan serta kejutan, dan aksi yang baik sekali dari sang aktor, Matt Damon. Terutama adalah Matt Damon, dia berhasil membawakan karakter pembunuh profesional sekaligus orang yang punya masalah dengan masa lalunya.
Juga ada beberapa humor cerdas di film ini, reaksi dari beberapa kejadian akan membuat penonton tertawa sekaligus terkagum-kagum. Saya banyak mendengar tawa kagum dan tepuk tangan ketika melihat film ini.
Soal set, kita diajak berjalan-jalan ke berbagai tempat di Eropa, mulai dari Rusia, Inggris, Perancis, Maroko, sampai akhirnya keluar Eropa dan kembali ke New York.
Bicara soal cerita, The Bourne Ultimatum sudah meletakkan seluruh rangkaian kesimpulan dan penyelesaian dari kedua seri sebelumnya. Ini adalah yang terbaik dari trilogi Bourne.

Overview

Director:Paul Greengrass
Writers:Tony Gilroy (screenplay)
Scott Z. Burns (screenplay)
Release Date:10 August 2007 (Indonesia)
Genre:Action / Adventure / Drama / Mystery / Thriller
Runtime:111 min
Cast
Matt Damon:Jason Bourne
Julia Stiles:Nicky Parsons
David Strathairn:Noah Vosen
Scott Glenn:Ezra Kramer
Paddy Considine:Simon Ross
Edgar Ramirez:Paz
Albert Finney:Dr. Albert Hirsch
Joan Allen:Pamela Landy
Tom Gallop:Tom Cronin
Corey Johnson:Wills
Daniel Brühl:Martin Kreutz
Joey Ansah:Desh Bouksani
Colin Stinton:Neal Daniels
Dan Fredenburgh:Jimmy
Lucy Liemann:Lucy

No comments:

Post a Comment