Wednesday, October 2, 2019

Alvin And The Chipmunks The Road Chip

Review Film: 'Alvin and the Chipmunks: The Road Chip' (2015)

'The Road Chip' untungnya punya cerita yang lebih sederhana untuk diikuti dibanding 'Chipwrecked'. Film ini menampilkan semua yang diharapkan oleh penonton targetnya.

“Don't judge me, Jon Waters. I've seen Pink flamingos.”
— Alvin
Setelah menyaksikan bagaimana liburan mereka kacau balau dalam Chipwrecked — film ketiga yang judulnya sudah menggambarkan kualitas filmnya — apa lagi masalah yang harus mereka hadapi? Syukurlah, penulis naskah Randy Mayem Singer dan Adam Sztykiel kembali ke genre asalnya yang notabene adalah film keluarga. Benar, Alvin and the Chipmunks: The Road Chip membahas problematika rumah tangga.


Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana franchise ini bisa bertahan hingga film keempat. Percaya atau tidak, tiga film sebelumnya meraup total laba lebih dari $1 miliar. Bisa jadi angka ini adalah konspirasi Illuminati, namun saya lebih percaya bahwa tak sedikit orang yang suka menyaksikan para tupai menyanyikan lagu pop populer dengan nada melengking sembari membuat kekacauan sepanjang film. Bukankah ini memang esensi filmnya?


The Road Chip untungnya punya cerita yang lebih sederhana untuk diikuti dibanding Chipwrecked. Film ini menampilkan semua yang diharapkan oleh penonton targetnya. Tunggu, mungkin tak semua. Sebab masih saja ada selipan lelucon kasar yang terkadang jorok — maksud saya jorok dalam artian harfiah, bukan bernuansa porno. Setidaknya, ia punya pesan moral yang sudah menjadi kewajiban untuk disuguhkan dalam film keluarga.

Para Chipmunks: Alvin (disuarakan oleh Justin Long), Simon (Matthew Gray Gubler) dan Theodore (Jesse McCartney) galau karena teman manusia sekaligus perawat mereka, Dave (Jason Lee) akan menikah dengan seorang dokter, Shira (Kimberly Williams-Paisley). Kita tahu Shira seorang dokter karena ia (secara "tak sengaja") selalu membawa stetoskop. Para Chipmunks khawatir Dave akan mengabaikan mereka. Belum lagi, fakta bahwa anak Shira yang abusif, Miles (Josh Green) akan menjadi saudara mereka.


Meski bermusuhan di awal, para Chipmunks harus bersatu dengan Miles untuk mencegah pernikahan tersebut. Urusannya menjadi rumit ketika Dave ingin melamar saat liburan di Miami. Oleh karena itu, trio tupai + Miles berangkat dari California menuju Miami dan jadilah judulnya "Road Trip", maaf, "Road Chip".

Saya tak tahu apakah ini memang lucu bagi anak-anak, namun paruh awal film dihabiskan dengan Miles yang "menyiksa" para Chipmunks. Ketika Theodore tak sengaja melepas hewan di atas pesawat yang sedang terbang, korban eksploitasi lelucon fisik beralih pada seorang polisi udara (Tony Hale) yang temperamental. Dia mengusahakan apa pun untuk meringkus protagonis kita, mulai dari mengeluarkan surat larangan terbang hingga melakukan pengejaran saat mereka memutuskan untuk berangkat ke Miami via jalan darat.

Satu adegan yang menghibur terjadi disini, saat para Chipmunks + Miles terjebak dalam parade jazz lalu mendendangkan "Uptown Funk" bersama grup New Orleans French Quarter. Yang menarik dari film Alvin and the Chipmunks adalah saat mereka membuat kekacauan dan sutradara Walt Becker tahu cara menanganinya, entah itu di pesta ulang tahun di adegan pembuka atau hiruk pikuk di bar. Iya, para Chipmunks diijinkan masuk bar.


Saya ingat waktu kecil dulu saya sangat terobsesi dengan film animasi Alvin and the Chipmunks. Terlepas dari beberapa adegan yang cukup menghibur, saya tak mendapat kenikmatan yang setara disini. Namun saya rasa anak / adik anda akan menyukainya. Maybe I'm just too old for this s**t

'Alvin and the Chipmunks: The Road Chip' |

92 menit | Semua Umur - BO

Sutradara Walt Becker
Penulis Randi Mayem Singer, Adam Sztykiel
Pemain Jason Lee, Tony Hale, Justin Long

No comments:

Post a Comment