REVIEW: THE UGLY TRUTH
Hilarious! Sepanjang menonton film ini saya sukses dibuat tertawa. Bahkan pacar saya pun suka dengan The Ugly Truth. Padahal waktu ajak agak saya 'paksa'. Hehe.. Well, cowok khan memang ga terlalu suka dengan film romantic comedy seperti ini, biasanya kata mereka : ga berbobot lah, ga ada isinya, boring, dll. Tapiiii..ga bisa dipungkiri hampir 90% dari cewek-cewek pasti suka nonton genre ini, karena bagi kita : so sweet, ringan, enak ditonton, dan bisa ngebayangin jadi pemeran utamanya pas selesai nonton. Hahaha.. Bener ga sih? Untunglah ternyata The Ugly Truth memang entertaining sekali! Ceritanya tentang Abby Richter (Katherine Heigl) yang
adalah seorang produser acara berita pagi di Sacramento, California. Ia
hanya tinggal berdua dengan kucing kesayangannya dan selama ini
terkesan terlalu mendalami pekerjaannya sehingga urusan cinta
terbengkalai. Suatu hari acara yang diproduserinya mengalami penurunan
rating, Abby pun dituntut untuk mengembalikan rating tersebut seperti
semula. Tentu saja dengan cara mencari sesuatu yang 'beda' dan fresh
untuk acaranya. Sayang seribu sayang, ternyata boss Abby sudah
memutuskan pilihannya sendiri. Pilihan tersebut jatuh kepada seorang
pria urakan bernama Mike Chadway (Gerard Butler) yang adalah seorang pembawa acara interaktif tengah malam di sebuah tv kabel berjudul 'The Ugly Truth'.
Di akhir acara Mike selalu memberikan cara-cara kepada wanita tentang
keinginan pria sebenarnya. Well so pasti yaa dari sudut pandangnya (re: pria).
Lebih sialnya lagi, sehari sebelum perkenalan di kantor, Abby menelepon
acara Mike tersebut dan mereka berdua beradu pendapat tajam. Kebayang
dong gimana ekspresi muka Abby keesokan harinya ketika ia tahu bahwa
partner kerja barunya adalah si cowok menyebalkan dari acara murahan
tengah malam itu? Ceritanya sih klise, pasti semua sudah tau khan gimana
akhir ceritanya nanti? 99,9% udah ketebak banget deh endingnya. Tapi menurut saya tetap enak ditonton koq. Karena lelucon-lelucon disini sangat fresh (sedikit menyerempet soal seks juga, jadi jangan ajak adik atau anak anda nonton).
Hehe.. Gerard Butler dan Katherine Heigl lumayan cocok juga main film
bareng. Dan saya salut dengan Gerard Butler yang sepertinya fleksibel
sekali dalam berperan, mau main film perang kayak 300 hayo, main film action kayak di Gamer hayo, main drama kayak di PS. I Love You juga hayo, dan sekarang genre rom-com pun dijabanin juga. Sayang, peran yang diambil belum ada yang benar-benar memorable kalau menurut saya. Back to topic, saya sih recommended film ini. Kalau lagi pusing dan ga tau mau ngapain, cocok dehhh.. Dijamin terhibur banget! Trust me. :)




No comments:
Post a Comment