Thursday, October 3, 2019

Split

[RESENSI FILM] Split, Teror Mencekam Laki-laki dengan 23 Kepribadian


  
 Sosok M. Night Shyamalan merupakan salah satu sutradara ikonik di Hollywood. Sejak awal karirnya, sutradara berdarah India ini konsisten menghadirkan film bertema supranatural yang penuh twist.
Banyak film M. Night Shyamalan laris manis dan dipuji kritikus seperti The Sixth Sense. Namun beberapa tahun belakangan, film-filmnya mendapat hasil jauh dari harapan seperti The Happening.
M. Night Shyamalan pun mencoba bangkit di tahun 2017 dengan merilis Split. Film ini mengisahkan teror yang dialami tiga gadis, yaitu Casey (Anya Taylor-Joy), Claire (Haley Lu Richardson), dan Marcia (Jessica Sula) saat hendak melakukan perjalanan bersama. Seorang pria asing bernama Kevin (James McAvoy) tiba-tiba membius lalu menculik mereka bertiga.
Kevin memiliki 23 kepribadian yang muncul bergantian. Ia bisa berubah menjadi seorang perempuan bernama Patricia, anak kecil bernama Hedwig, dan pria dewasa bernama Dennis. Setiap kepribadian Kevin memiliki watak berbeda dimana beberapa diantaranya bisa membahayakan.
Berkali-kali Casey, Claire, dan Marcia coba meloloskan diri, saat itu pula Kevin selalu hadir mencegah. Kevin memperingatkan mereka jika seekor monster akan datang untuk menjadikan mereka santapan.
Split menjadi ajang comeback sukses bagi M. Night Shyamalan. Sutradara ini mampu mengangkat tema kepribadian ganda secara menarik dan menegangkan sepanjang film. Kisahnya hadir layaknya potongan penuh teka-teki meski twist tidak sebanyak dan semengejutkan film M. Night Shyamalan sebelumnya.
M. Night Shyamalan juga lihai menampilkan ketegangan lewat sinematografi yang apik. Penggunaan efek close up membuat ketakutan Casey, Claire, Marcia serta kengerian Kevin terasa nyata bagi penonton. Begitu pula dengan pergerakan kamera secara perlahan yang membuat penonton ikut deg-degan dalam momen krusial.
Terakhir, Split tidak akan sukses tanpa akting cemerlang James McAvoy. Aktor asal Skotlandia ini sanggup menampilkan akting berbeda untuk setiap kepribadian Kevin. Hebatnya lagi transformasi kepribadian bisa dilakukan James McAvoy hanya dalam hitungan detik. Salut!

No comments:

Post a Comment